Author : Regina Bella
Tittle : I Want More
Kategori : NC 21, Yadong, Oneshoot
Main
Cast : Eunhyuk (Super Junior)
Park HyoJin
huffht selesai juga dalam waktu 3jam. sebenarnya gue gak jago bikin ff apalagi ff nc wkwkwk. tapi yaa namanya nyoba kali aja responnya positif. eh inget yaa ini murni kaya gue sama sekali gak copast dari manapun! Oke no bashing dan jangan co past karya gue (pede banget). 1 lagi sebelum baca bissmillah dulu ^^ mian kalo gak hot :)
Author
pov
Eunhyuk dan Hyojin adalah pasangan pengantin yang
baru menikah satu bulan yang lalu. Kehidupan rumah tangga mereka selama satu
bulan ini masih baik baik saja, karena memang sifat mereka yang saling memahami
dan menerima kekurangan dan kelebihan masing-masing. Tapi malam itu ...
“mmmhh oppahh, hentikaaannhh!” tangan Hyojin terus manjembak-jambak
rambut Eunhyuk yang terus melumat payudara Hyojin.
“chagiya, kau selalu seperti ini! ini baru permainan
pertama! haaah!” Eunhyuk menghentikan permainannya dan langsung memakai baju
yang tadi dilemparnya ke sembarang tempat (?). Raut wajah Eunhyuk terlihat
kesal, karena tidak dapat meneruskan permainannya (?) bersama istrinya Hyojin.
Pasalnya sejak menikah Eunhyuk belum pernah
melakukan hubungan sex sampai ke permainan inti (?). Ditengah permainanya di
atas ranjang bersama Hyojin, Hyojin selalu saja mengeluh dan ingin Eunhyuk
menghentikannya. Terkadang Eunhyuk merasa kesakitan karna rambutnya di jambak
kasar oleh Hyojin sesekali punggungnya juga pernah terluka karena di cakar oleh
Hyojin saat sedang berhubungan sex.
“mianhae oppa, aku masih belum siap hiikkss” ucap
Hyojin sambil menangis karena Eunhyuk terlihat kesal dan marah. “aaah sudahlah,
kau selalu bilang belum siap!” Eunhyuk langsung keluar dari kamarnya dan tidur
di sofa ruang tamunya. Entah karena apa malam itu ia tidur di ruang tamu,
mungkin karena masih kesal karena sikap istrinya yang tidak mau melayaninya
sampai akhir (?).
Author
pov end
Eunhyuk
pov
“hey bagaimana, sudah jadi belum baby Lee??” ledek
Donghae teman kantorku sekaligus juga teman dekatku. “apa maksudmu baby Lee,
melakukannya saja aku belum pernah!” jawabku kesal dan langsung memberi jitakan
kecil ke kepalanya. “mwo?? satu bulan menikah belum juga melakukannya??”
ucapnya kaget sambil menngoyang-goyangkan kedua bahuku (?) “ssst jangan
kencang-kencang! babo!” sontak aku langsung memukulnya karena suara Donghae
yang terlalu kencang membuat teman-teman kantorku melihat ke arah kami berdua.
*jam istirahat*
Dalam kesempatan di jam istirahat ini aku
menceritakan kepada teman dekatku Donghae tentang kejadian semalam yang ku alami bersama Hyojin.
Donghae hanya memasang wajah terkejut dan bingung, karena dia sendiri juga
belum menikah. “hmm mungkin kau bermain dengan kasar?” tanya nya sambil
mengetuk-ngetuk bibirnya dengan jari telunjuknya. “bermain kasar apa, aku
melakukannya pelan-pelan. malah dia yang kasar menjambak dan mencakar-cakar ku”
jelasku panjang lebar. “kau pernah melakukannya tidak?” sambungku dengan
pertanyaan. “ssstt, aku pernah melakukannya. tapi kejadiannya tidak seperti
yang kau alami” jawabnya dengan tampang yang menunjukan kebingungan.
“haaahh kalau begitu, ceritakan bagaimana supaya aku
bisa melakukannya sampai akhir??”
tanyaku kepada Donghae, tidak disangka anak ini melakukannya sebelum
menikah. “awalnya wanita memang begitu selalu berkata “hentikan oppa” di
sela-sela permainan” jelasnya sambil meniru suara wanita, dan langsung
membuatku tertawa. “hahaha lalu?” tanyaku lagi ingin Donghae terus menjelaskan.
“kau tau tidak, itu artinya dia mulai terangsang. coba saja kau paksa untuk
bermain sampai akhir walau memang kau pasti akan kesakitan dijambak dan di
cakar oleh Hyojin hahaha” jelasnya sambil tertawa meledek.
“tapi Hyojin selalu bilang belum siap dan selalu
menangis dihadapanku, kau tau itu membuatku tidak tega!” jelasku kepada Donghae
yang masih saja tertawa, entah apa yang lucu. “menangis di saat berhubungan sex?
itu biasa Hyuk!” jawabnya dengan mantap. “maksudmu?” “wajar saja Hyojin menangis,
karena keperawanannya saat itu hampir kau koyak (?)” jawabnya yang mulai
kembali serius.
“jadi aku harus bagaimana?”
“saat Hyojin mulai menangis, hapus lah air matanya
dan cium bibirnya. dan ketika Hyojin mulai memintamu untuk menghentikan
permainan, kau harus katakan “chagi ingat aku sudah menjadi suamimu, aku ingin
lebih!”. Tapi kau harus melakukannya dengan lembut Hyuk agar dia tidak merasa
takut” jelas Donghae panjang lebar.
^^^^^
Sepertinya saran Donghae perlu aku coba, mengapa
juga tidak pernah terpikirkan olehku untuk berkata kalau aku sudah menjadi
suaminya dan ingin melakukannya lebih. Ku rasa malam ini harus ku coba, dan
mudah-mudahan saja berhasil.
Eunhyuk
pov end
Hyojin
pov
Aku menyesal semalam bersikap seperti itu lagi pada
suami ku. Aku hanya belum siap saja merasakan sakitnya melakukan permainan
inti. Tadi pagi Hyuk berangkat ke kantor dengan wajah yang masih kesal, aku
takut saat pulang nanti dia masih marah padaku. Meski otak dia sangat yadong,
tapi dulu selama pacaran aku belum pernah melakukan hubungan sex dengan dia. Aku
salut, karena sudah menikahpun dia tetap mengerti dan menerima saat aku
memintanya menghentikan di tengah-tengan permainannya (?). Eunhyuk memang namja
yang baik, dan selalu mengerti keadaanku meski terkadang suka kekanak-kanakan.
^^^^^
Malam ini dia menunjukan wajah nya yang dingin dan
aku tidak tau dia masih marah atau tidak. Apa dia akan memintaku untuk
melayaninya lagi malam ini? kalau iya, aku tidak mau mengecewakannya lagi, mau
tidak mau aku harus siap merasakan sakitnya saat berhubungan sex.
“chagi ..” Eunhyuk memanggilku dengan suara pelan.
Kami saling memunggungi (?)
“mmm?” aku hanya bergumam dan menoleh kearahnya yang
tidak berubah masih memunggungiku.
“bisa kita lakukan lagi malam ini?” jawabnya lalu
menoleh kearahku, dan sekarang kami saling menatap. Tatapannya dalam, membuat
jantungku berdegup kencang.
“jangan takut, aku mencintaimu Hyojin” sambungnya
saat aku masih belum bisa menjawab pertanyaannya.
“mianhae oppa, aku takut” jawabku singkat sambil
menundukan kepalaku.
“tidak akan chagi, aku akan bermain dengan lembut”
ucapnya lalu memegang daguku dan memegang tengkuk ku kemudian dia mencium bibir
ku dengan lembut.
Hyojin
pov end
Author
pov
Eunhyuk masih mencium bibirnya karena belum diberi
kesempatan oleh Hyojin untuk masuk ke dalam mulutnya. “mmmh aahhhh” desah
Hyojin saat Eunhyuk refleks meremas buah dadanya, dan desahan Hyojin membuat
mulutnya sedikit terbuka. Eunhyuk langsung memasukan lidahnya ke dalam mulut
Hyojin untuk saling mengadu(?) lidahnya. Mereka saling menikmati ciuman mereka,
saling bertukar saliva dan sesekali Eunhyuk menggigit kecil bibir Hyojin.
“chagi, ku buka yaa baju mu?” pinta Eunhyuk lembut
dan memang ingin melakukannya dengan hati-hati, kemudian Hyojin hanya
mengangguk tanda Eunhyuk diberi izin untuk membuka bajunya.
“ouuuhh aahhmm” desah Hyojin dengan nafas yang mulai
tidak teratur. Eunhyuk masih meremas payudara Hyojin yang masih terbungkus bra
hitamnya. “ku lepas bra mu sekarang yaa?” pinta Eunhyuk lagi. “ne buka saja
oppa, aku siap” jawab Hyojin sambil menitikan air matanya.
“chagiya jangan menangis, aku akan melakukannya
pelan” ucap Eunhyuk saat melihat air mata Hyojin mengalir di pipinya. Eunhyuk
langsung menyeka air mata Hyojin dan langsung melumat lagi bibir Hyojin *saran
nya Donghae*
Setelah beberapa menit mereka berciuman, ciuman
Eunhyuk pun beralih ke leher Hyojin. Hyojin hanya mendesah tak karuan dan
mendongakan kepalanya. Entah kenapa, malam ini Hyojin seperti menikmati
permainan Eunhyuk, apa karena permainannya yang lebih lembut dan hati-hati dari
pada sebelumnya. Eunhyuk meninggalkan banyak kissmark di leher Hyojin. “lihat
warna merah kebiruan dilehermu. Ini tanda cinta ku padamu chagi” ucap Eunhyuk
saat selesai membuat banyak kissmark di leher Hyojin.
“sekarang aku ingin merasakan yang ini, apa kau siap
chagi?” pinta Eunhyuk sambil menunjuk ke arah payudara Hyojin. “ne, oppa
lakukan saja” jawab Hyojin meyakinkan.
Eunhyuk langsung melumat payudara kanan Hyojin
sementara tangan kanan Eunhyuk tidak berhenti memainkan nipple di payudara kiri
Hyojin. “aaahh emmmhh opp aahhh” racau Hyojin dan seperti biasa menjambak
rambut Eunhyuk. “appo chagi, jangan jambak rambutku” Eunhyuk menghentikan lumatan
di payudara Hyojin dan mengelus rambut Hyojin. “bagaimana kalu kau bermain dulu
dengan adik ku” tawar Eunhyuk kepada Hyojin sambil menunjuk kearah juniornya. “a-apa
yang harus ku lakukan oppa?” jawab Hyojin polos.
Eunhyuk langsung membuka celananya dan menyodorkan
juniornya ke mulut Hyojin. “chagi, dia ingin bermain di mulutmu” pinta Eunhyuk
dan juniornya langsung disambut oleh lumatan dari mulut Hyojin. “aahh ahhh
heeemmhh yeah begitu chagi..” desah Eunhyuk tak karuan sambil terus menekan
kepala Hyojin agar juniornya terus dikocok di mulut Hyojin.
“ahh akkh aku ingin keluarrrh” crot crot! Sperma Eunhyuk
pertama kali keluar di mulut Hyojin. Mulut Hyojin penuh dengan cairan cinta
yang keluar dari junior Eunhyuk. “telan saja chagi” ucap Eunhyuk saat Hyojin
masih menggembungkan pipinya karna bingung sperma yang ada dimulutnya harus
diapakan.
“sekarang gantian yaa, aku akan memuaskanmu chagi”
Eunhyuk langsung melepaskan celana pendek yang masih menempel di tubuh Hyojin.
Eunhyuk membaringkan tubuh Hyojin di atas ranjang yang berukuran king size itu.
“chagi buka pahamu” *maksudnya disuruh ngangkang* pinta Eunhyuk lembut, dan
Hyojin menuruti permintaan suaminya itu.
Eunhyuk menggesek lembut bibir vagina Hyojin yang
masih terbungkus celana dalam. “mmhh aaahh oppah, hentikannhh!” Hyojin mulai
mendesah kenikmatan namun tetap sepeti biasa selalu minta menghentikan
permainan. Kali ini Eunhyuk tidak mempedulikan ucapan Hyojin, malah Eunhyuk
langsung membuka celana dalam Hyojin dan mereka berdua kini sudah full naked. “chagi ingat aku sudah menjadi suamimu, aku ingin
lebih!” *saran nya Donghae* ucap Eunhyuk saat ingin memulai lagi permainannya.
“kau sudah basah ternyata, baiklah nikmati saja
chagi” Enhyuk langsung menggesekan ibu jarinya di klitoris Hyojin. “aaahh
aoowwhh oppahh, mmmhh ...” desah Hyojin makin membuat Eunhyuk bergairah.
Eunhyuk yang sudah tidak tahan langsung menjilat klitoris Hyojin dengan lembut
dan membuat Hyojin berhasil menikmati hubungan sex pertama kalinya. “emmmhh
yeaahh oppah sudd daahh" desah Hyojin makin tak karuan dan blurrr cairan cinta dari vagina Hyojin keluar untuk pertama kalinya. Eunhyuk pun tidak jiji dan tidak ragu untuk menelan cairan dari vagina Hyojin.
"sekarang kita ke permainan inti chagi" ucap Eunhyuk sambil mengelus rambut Hyojin yang sudah basah dengan keringat. "aku takut" jwab Hyojin singkat. "apa yang kau takutkan chagi?" tanya Eunhyuk penasaran. "anniya, maksudku kalau kau masukan akan sakit tidak?" jawab Hyojin diiringi pertanyaan seriusnya. "sakit memang tapi itu kan nikmat" jawab Eunhyuk lalu kembali keposisi awal *posisi Eunhyuk yang siap masukin juniornya ke vagina Hyojin*
"aku masukan sekarang yaa"
"mmh, iya tapi pelan-pelan oppa" jawab Hyojin mengiyakan.
Eunhyuk mulai memasukan ujung juniornya ke liang vagina Hyojin yang masih sempit, apalagi juniornya terbilang cukup besar. "akkhh appohh. pelanhh oppah" teriak Hyojin saat ujung junior Eunhyuk sudah memasuki liang vaginanya. "sakitnya sebentar kok chagi, tahan yaa" dan "aaaaaaaaaaakkkhh" teriak Hyojin saat merasakan sakit pada lubang vaginanya. "tenang chagiya, ini baru masuk" ucap Eunhyuk sambil terus mengelus rambut Hyojin. "oppa perih sekali" Hyojin merintih kesakitan dan menangis karna selaput dara nya baru saja di robek oleh penis besarnya Eunhyuk. Eunhyuk mnyeka kembali air mata Hyojin dan langsung melakukan aksinya (?).
"ahhhhh ahh ahhhhh appoh aahh emmmh" desah Hyojin tak menentu saat Eunhyuk memaju mundurkan juniornya di lubang vagina Hyojin. "ahhh euuuhh yeahh mmmmhh saranghae Hyojinnnhh" Eunhyuk ikut mendesah menikmati sensasi hubungan sex yang sebenarnya. Seakan menikmati Hyojin juga ikut menggoyangkan pinggulnya dan itu membuat Eunhyuk semakin mempercepat gerakannya (?).
"oppaaah yaaahhh emmmh fashhhh terrrrhhh opp aahhh" Hyojin merasakan sensasi yang luar biasa (gue lebay banget) dan sakit dilubang vaginanya berubah menjadi nikmat.
"chagiyaahh, akkh akuuhh mau kluaarrhh" Eunhyuk langsung mempercepat memaju mundurkan juniornya karena merasa juniornya mulai berdenyut seperti ingin mengeluarkan sperma. "yeaaahh oppah keluarkanhhh, akuhh juga seperti mau pipis" ucap Hyojin disela desahannya. "ahh ahh ahhhh owhh uhhh" mereka berdua mendesah membuat suasana di dalam kamar itu menjadi panas.
CROTT CROTT CROTT ..!! Eunhyuk mengeluarkan sperma di dalam rahim Hyojin begitu juga Hyojin mengeluarkan cairannya. Terlihat sperma bercampur darah perawan Hyojin lumer keluar dari dalam vagina Hyojin. Eunhyuk ambruk di atas tubuh Hyojin "hooshh hossh ahhh lelah chagiya" ucap Eunhyuk dengan nafas tersengal. "aku juga oppa" jawab Hyojin dengan suara lemas.
Eunhyuk langsung membalikan tubuhnya dan tidur disamping Hyojin. "gomawo chagi" ucap Eunhyuk kemuadian mencium singkat bibir Hyojin. "cheonma oppa, mianhae selama ini aku ..." belum selesai bicara bibir Hyojin sudah terkunci oleh ciuman dari Eunhyuk.
"besok malam kita lakukan lagi yaa, biar cepat dapat baby Lee nya" gurau Eunhyuk sambil memeluk tubuh Hyojin yang sudah kelelahan.
END
pasti kurang hot kan??? wkwkwk yaiyalah orang gak ahli ^^
btw thanks yaa yang udah baca, saranghae :*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar